Amazone Plus

PENYUMBATAN DI KEPALA

 

1.Testi penyumbatan di kepala



Sebuah kisah menarik datang dari Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, yang diceritakan oleh Therapis Herbalis Mas Bambang Purnomo. Suatu hari, Mas Bambang yang akrab disapa mendapat telepon dari seorang anak yang mengaku bahwa ibunya sedang terbaring di salah satu rumah sakit di Pati.

Menurut sang anak, ibunya menderita penyumbatan di kepala setelah melalui rangkaian pemeriksaan medis di rumah sakit itu. Sang anak meminta saran dari Mas Bambang, apakah Ibunya dioperasi atau tidak, karena saran dokter, ibunya harus dioperasi untuk mengangkat penyumbatan tersebut. Dengan santun Mas Bambang mengatakan, coba minum Jus Amazon Plus dulu! Tapi bagaimana Mas, ibuku lagi di rumah sakit, kata si anak. Jawab Mas Bambang, nggak apa-apa, inikan bentuknya jus jadi bisa diminum saat lagi di rumah sakit.


Singkat cerita Mas Bambang berangkat menuju rumah sakit tersebut dan memberikan sebotol Jus Amazon Plus untuk si ibu yang sedang terbaring di tempat tidur rumah sakit itu. Disarankan oleh Mas Bambang, ini jus, minum 30 ml sekali minum atau 2 sloki sebanyak 3 kali dalam sehari. Sang anak pun menuruti saran Mas Bambang. Setelah 3 kali minum sesuai saran Mas Bambang, keesokan harinya si ibu minta pulang. Anaknya kembali menelepon Mas Bambang, Mas, ini ibu minta pulang, bagaimana ni Mas! Kata Mas Bambang, ya sudah, kalau ibu minta pulang berarti sudah agak membaik. Akhirnya si anak mengurusi surat-surat untuk ibunya agar diizinkan keluar rumah sakit dan kembali kerumahnya.


Penyumbatan di kepala, biasanya menimbulkan sakit kepala yang luar biasa, muntah-muntah dan mual serta rasanya seperti bumi itu berputar atau seperti orang yang sedang menaiki komedi putar. Setelah habis satu botol semua yang dialami oleh ibu ini hilang, dan konsultasi dengan Mas Bambang terus berjalan melalui anaknya. Lanjutkan terus, diantarkan 3 botol Jus Amazon Plus lagi untuk si ibu, kata Mas Bambang. Setelah habis 3 botol Jus Amazon Plus, si ibu sudah mulai beraktivitas kembali seperti biasa, namun untuk mencegah, Mas Bambang menyarankan untuk tetap minum Jus Amazon Plus.

2. Testi Amazone plus Kanker Prostat

Sebuah kisah testimoni dari Mohammad asal Lampung yang menderita kanker prostat stadium lanjut. Badannya kurus tinggal kulit membalut tulang. Usianya sekitar 60-an tahun. Pensiunan sebuah perusahaan swasta di Lampung ini memang tidak mempunyai harapan untuk hidup. “Saya sudah putus asa, pengobatan medis sudah saya jalani dan sudah ratusan kali kemo, tetapi hampir tidak ada perubahan berarti,” tuturnya kepada Kristina, seorang Ibu yang memperkenalkan Jus AMAZON PLUS kepadanya.

Sebelum minum Jus AMAZON PLUS, Mohammad mengalami susah tidur, susah makan, susah membedakan mana nasi, mana lauk, mana sayur, karena penglihatannya sudah terganggu, di pelupuk matanya seperti ada ulat yang mau keluar. Semuanya menjadi sangat menderita.

Namun setelah minum Jus AMAZON PLUS, dan menghabiskan 1 botol, perubahan-perubahan menuju proses penyembuhan mulai terjadi. Tadinya yang susah tidur, sekarang tidur mulai nyenyak, tidak bisa bedakan antara nasi dan lauk, sekarang sudah mulai bisa membedakannya, tadinya tidak ada nafsu atau selera makan, sekarang sudah mulai mau makan, penglihatannya mulai membaik, dan rasa seperti ada ulat yang mau keluar dari bola matanya, sekarang sudah mulai hilang. Secara keseluruhan fisiknya mulai kelihatan segar.

“Saya minum 6 sloki (90 ml) sekali minum, dan sebanyak 3 kali dalam sehari. Reaksi ketika pertama kali saya minum, saya bolak-balik kamar mandi buang air kecil. Saya minta tolong anak saya untuk telepon Bu Kristina untuk menanyakan perihal ini, kenapa saya buang air kecil terus, jawab Bu Kristina, itu bagus, lanjutkan saja, itu namanya proses pembuangan racun dalam tubuh.

Setelah mendapatkan jawaban dari Bu Kristina, saya semakin semangat untuk minum Jus AMAZON PLUS, bahkan bekasnya dalam botol, saya kocok pakai air putih dan saya minum langsung dari botol. Rasanya enak dan segar di badan. Saya tanya lagi ke Bu Kristina, apakah kemo yang sudah saya jalani sebelumnya tetap saya lakukan? Jawab Bu Kristina, lanjutkan saja kemo-nya, setelah itu baru minum jus AMAZON PLUSlagi.

Sampai saya habiskan 2 botol, saya semakin yakin dengan mujizat pertolongan Allah SWT untuk kesembuhan penyakit saya,” beber Bapak yang sudah menghabiskan uang dan hartanya untuk berobat ini. Sebelum minum Jus AMAZON PLUS, dokter telah memvonis usia Mohammad tinggal 25 hari, tetapi pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat, buktinya sudah lebih dari 25 hari Mohammad masih hidup.

Untuk kesembuhan menyeluruh, karena selain prostat, Mohammad juga menderita penyakit jantung, ginjal, hati, sudah komplikasi, dan Ibu Kristina menyarankan untuk minum Jus AMAZON PLUS selama 3 bulan secara rutin, tidak boleh terputus, dan yang terpenting jaga pola makannya. Hindari makan makanan yang mengandung lemak, daging, makanan yang mengandung pengawet, penyedap, pemanis, pewarna dan pengembang. Begitupun dengan minuman, hindari konsumsi minuman yang bersoda dan beralkohol. Perbanyak minum air putih, makan buah-buahan dan sayur-sayuran hijau. Tenangkan pikiran dan serahkan sepenuhnya kepada Tuhan. Berdoalah selalu kepada Tuhan, karena dengan berdoa, kita telah menunjukkan kepasrahan yang tinggi kepada Tuhan.

Kehadiran Jus AMAZON PLUS di tengah keputusasaan hidup yang dialami Mohammad, bukan semata-mata sebagai obat herbal dewa penyelamat. Jus AMAZON PLUS hanyalah perantara dari Tuhan untuk memuliakan penderitaan Mohammad dalam melawan penyakitnya. Ibu Kristina pun demikian, dia bukanlah siapa-siapa kalau Tuhan tidak turut bekerja untuknya.

Kesimpulannya, segala-galanya Tuhanlah yang berkuasa, hidup, mati, susah, senang, kaya, miskin, dsbnya, Tuhanlah yang punya otoritas. Apa kuasa manusia untuk melawannya, tidak ada! Berdoalah dan berjaga-jagalah selalu karena kita tidak pernah tahu kapan saat itu tiba, entah penyakit, atau kematian dengan cara lain yang akan menghadap kita.

Jus AMAZON PLUS mencegah segala kemungkinan buruk yang akan kita alami, khususnya dalam hal sakit penyakit. Minum Jus AMAZON PLUS setiap hari, min. 30 ml sebelum tidur malam. Semoga testimoni tidak sempurna ini menjadi manfaat bagi setiap pribadi lepas pribadi yang membacanya.